Bisnis di Indonesia semakin berkembang setiap harinya, terlihat dari banyaknya bisnis baru yang mulai bermunculan. Inilah yang menjadi tantangan terbesar ketika kita menjalankan bisnis. Banyaknya persaingan pasar membuat kita sebagai pengusaha harus memutar otak dan terus berinovasi demi memenangkan pasar.
Di era teknologi seperti sekarang ini, salah satu
cara memenangkan persaingan pasar adalah dengan melakukan digital marketing atau pemasaran digital.
Adapun kelebihan mempromosikan suatu bisnis dengan digital marketing yaitu informasi tersebar lebih luas, lebih tepat sasaran, cepat, dan biaya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan marketing konvensional.
Yuk, simak tips meningkatkan penjualan dengan digital marketing berikut ini!
1. Search Engine Optimization (SEO)
SEO adalah suatu langkah untuk mengoptimalkan website dengan memperhatikan faktor penting pada konten, misalnya tulisan harus berkualitas, serta mudah dibaca/dipahami audiens. Kenapa harus SEO Friendly? Tentu agar memudahkan mesin pencari (seperti Google) memahami konteks konten dan relevansi website dengan kata kunci yang dicari.
Baca juga : Ciri-Ciri Website atau Artikel SEO Friendly
2. Influencer
Influencer marketing bukanlah hal baru di dunia digital marketing. Namun, akan tetap diminati dan banyak digunakan oleh UMKM hingga bisnis besar. Dengan bantuan para influencer inilah kamu bisa memperkenalkan bisnis atau produk dengan lebih mudah dan tepat sasaran.
Baca juga : Bagaimana Cara Memilih Influencer yang Tepat?
3. Video Marketing
Menurut studi yang dilakukan Cisco, 82% konten video akan mendominasi di tahun 2022. Baik video berdurasi pendek seperti yang populer di TikTok atau Instagram Story, maupun konten berdurasi panjang seperti di YouTube.
Baca juga : 8 Jenis Video Marketing
4. Interactive Content
Konten yang kamu buat akan sia-sia tanpa adanya interaksi atau feedback dari audiens. Karena itulah, konten harus dibuat lebih interaktif untuk membangun hubungan baik yang nantinya diharapkan bisa meningkatkan penjualan.
Baca juga : 5 Inspirasi Konten Interaktif Untuk Ningkatkan Engagement di Sosial Media
5. Voice Search
Di era teknologi seperti sekarang, banyak bisnis yang memanfaatkan voice search sebagai salah satu strategi bisnisnya. Menurut riset Gartner, pencarian suara akan menghasilkan 30% dari semua pencarian pada tahun 2020.
Misalnya, kamu sedang menjalankan usaha Keripik Pisang Mevvah, maka kamu bisa coba melakukan optimasi konten untuk voice search seperti:
• Tempat membeli keripik pisang untuk voice search “Di mana saya bisa membeli keripik pisang di sekitar saya?”
• Harga keripik pisang kekinian untuk voice search “Berapa harga keripik pisang kekinian dengan banyak rasa?”
Baca juga : Bagaimana Melakukan Optimisasi Voice Search?
6. Social Media
Social media adalah salah satu platform berjualan seperti e-commerce, di mana pelanggan bisa langsung bertransaksi di platform itu sendiri, atau diarahkan ke website bisnis. Contoh, dengan membuat toko online melalui Commerce Manager di Facebook, pelanggan bisa menelusuri produk dan melakukan pembelian secara langsung. Sementara itu, penjual bisa mengelola inventaris serta berjualan di Facebook dan Instagram. Menarik, bukan?
Baca juga : Cara Membuat Toko atau Marketplace di Commerce Manager
7. Marketplace
Berjualan di marketplace atau pasar daring merupakan salah satu alternatif yang bisa dipilih pedagang agar produknya dapat menjangkau banyak pembeli. Apalagi saat ini ada banyak sekali marketplace populer yang penggunanya tersebar di berbagai penjuru Indonesia, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee maupun Lazada yang memiliki pengguna bulanan hingga ratusan juta orang. Alasan inilah yang menjadikan pebisnis kini banyak memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan penjualan produk / jasa layanan yang ditawarkan kepada masyarakat secara luas.
Baca juga : Cara meningkatkan bisnis melalui marketplace
Sumber : e-book berjudul Tren Digital Marketing untuk Dongkrak Penjualan
0 Komentar